ku pandangi wajah lugu disampingku
ku perhatikan dari waktu ke waktu
ku lihat, ku lihat, sekali lagi ku lihat
dan 'sepertinya aku kenal?'
ku buka album kenangan
tuk cari jawaban
ku buka album ingatan
tuk dapat jawaban
ku buka album memori dan hati
tak dapat menjawab
siapakah engkau?
wahai pemuda
itulah tanya
hati dan pikiranku
ku merasa nyaman disampingmu
ku merasa aman didekatmu
siapakah engkau?
wahai pemuda
pemuda tegas nan tangguh
tampak lugu senyum wajahmu
siapakah engkau?
siapakah engkau?
sepertinya aku kenal?
Bukan seperti Bunga dan Air
Tak tahu bagaimana??
Aku seharusnya bersikap...
ini Benar atau Salah?
Tak ingin mengulangi kesalahan??
untuk ke-sekian kalinya...
tapi bagaimana??
Haruskah aku menolak??
atau..
Haruskah aku menerima??
''setiap 'yang datang' kepadaku''
Aku...
Bukan Seperti Bunga
yang menerima kumbang yang datang
tapi...
Aku juga...
Bukan Seperti Air
yang selalu menolak minyak ketika bercampur
Aku hanya bersikap
sebagaimana biasanya
aku bersikap...
Tapi...
mengapa semua-nya??
selalu berakhir sama...
Apakah yang salah sikapku??
atau
malah sebaliknya??
Wardah Surga..
Aku bagaikan wardah
cantik diantara bunga- bunga
yang kau tanam di taman
Saat kau hujani dengan air
cinta dan kasih
tak luput kau beri
Saat kumbang berdatangan
ke taman tuk mendekat
kau selalu beri penjagaan
Kau bagaikan malaikat
yang menjadi sahabat
bagi wardah
kau selalu bernasehat :
"Wardahku...
Janganlah kau layu
Karna aku tak mau kehilanganmu
Kau adalah sahabatku
wardah bagi surga - surgaku..."





